BERITA
  • 08 November 2019
  • 0 Komentar
  • 122 Kali Dilihat
Dinas Perikanan dan UPP Perikanan Kabupaten Pringsewu Sambangi UPP Mina Kahuripan Kabupaten Bogor

PRINGSEWU (30/10),  Dinas Perikanan Kabupaten Pringsewu bersama UPP Perikanan Kabupaten Pringsewu melakukan kunjungan studi banding ke UPP Mina Kahuripan di Kabupaten Bogor dan pabrik pakan ikan PT. Universal Agri Bisnisindo di Cileungsi. Rombongan berjumlah 34 orang yang terdiri dari pengurus UPP Perikanan Kabupaten Pringsewu, Pokdakan, Poklahsar dan Perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten Pringsewu yang didampingi oleh Bapak Jemi Putra selaku sales marketing PT. Universal Agri Bisnisindo area Lampung. Studi banding ini merupakan realisasi dari keinginan para pembudidaya yang tergabung di UPP Perikanan untuk menambah pengetahuan dalam teknis budidaya dan pola penanganan penyaluran hasil panen budidaya.

Rombongan diterima oleh Kepala Bidang Penguatan Daya Saing Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor Bapak H. Rohman, S. Pi., MM. Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwa Kabupaten Bogor merupakan kawasan Mina Politan dan sangat senang menerima kunjungan dari Dinas Perikanan Kabupaten Pringsewu dan UPP Perikanan Kabupaten Pringsewu dan siap membantu kebutuhan informasi dan pengalaman kawasan Mina Politan. Setelah itu rombongan menemui UPP Mina Kahuripan yang di terima oleh Ketua UPP Bapak Ook Suherman di Aula Mina Politan. Dalam pertemuan ini pengurus UPP dan Pokdakan menyampaikan beberapa pertanyaan terkait alur kegiatan UPP Mina Kahuripan dan pola penanganan budidaya. Pokdakan dan pengurus UPP menanyakan tentang kondisi proses budidaya, kendala teknis yang terjadi dan tentang penanganan terkait kejadian saat terjadinya banjir hasil budidaya ikan, bagaimana menanggulanginya dan cara pencegahan agar tidak terjadi keadaan tersebut. Menurut Pak Ook Suherman, pencegahannya yang sudah dilakukan UPP Mina Kahuripan adalah melakukan pola waktu budidaya dengan rentang waktu tebar 1 minggu agar saat pemanenan bisa berkelanjutan di tiap minggu sehingga tidak terjadi surplus ikan di pasar. 

Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi budidaya maggot yang bertempat di pekarangan rumah milik Bapak Umar Hamzah yang juga merupakan koordinator UPP Wilayah Jampang, Kabupaten Bogor. Beliau merupakan pioneer pembudidaya maggot dan telah mampu berproduksi sebanyak 20 kg perhari. Lanjutnya dijelaskan bahwa maggot yang digunakan berasal dari jenis lalat BSF (Black Soldier Fly) yang memiliki keunggulan tidak berbau, hanya memakan sayur-sayuran dan buah-buahan. Selain itu maggot ini juga memliki kandungan protein yang tinggi berkisar antara 32-47% sehingga baik sebagai pakan ikan.

Dalam kegiatan ini juga melakukan kunjungan ke pabrik pakan ikan PT. Universal Agri Bisnisindo dengan merk dagang Global di Cileungsi yang didampingi oleh Bapak Susandi Kepala Bagian Produksi saat rombongan melakukan tur melihat kondisi gudang bahan dan ruang produksi pakan. Beliau juga menjelaskan alur proses pembuatan dan bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan pakan ikan, seluruh pakan ikan buatan sudah melalui proses riset yang dilakukan oleh tim formulator di Belanda dan setiap pakan ikan yang sudah di cetak akan melalui pengecekan yang di lakukan tim Quality control agar tetap terjaga kualitas produksi. Dalam kesempatan ini juga hadir Bapak Edi Wahyu Cahyono selaku Direktur PT. Universal Agri Bisnisindo, yang menjelaskan terkait rencana-rencana jangka panjang yang bertujuan untuk peningkatan hasil produksi ikan para pembudidaya ikan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pringsewu berharap agar UPP Perikanan Kabupaten Pringsewu beserta pembudidaya ikan yang ikut dalam kunjungan ini bisa mendapat wawasan dan ilmu pengetahuan yang lain sehingga dapat diterapkan pada proses budidayanya. Selain itu Kadis berharap agar UPP Perikanan Kabupaten Pringsewu mampu mengambil manfaat dari UPP Mina Kahuripan agar memajukan kegiatan budidaya ikan di Kabupaten Pringsewu. (sinyo_adie)