BERITA
  • 24 Januari 2020
  • 0 Komentar
  • 206 Kali Dilihat
Bupati Pringsewu Menghadiri Kegiatan Temu Lapang Bersama Pembudidaya Ikan Lele Dilanjutkan Panen Ikan Lele Kolam Terpal

AMBARAWA - Bupati Pringsewu H.Sujadi melakukan Kegiatan Temu Lapang bersama pembudidaya ikan lele di Pekon Tanjunganom Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Kamis (23/1/20). Selain temu lapang dengan pembudidaya ikan lele, Bupati Pringsewu juga melakukan panen ikan lele pada kolam terpal milik Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Jaya Makmur  di pekon setempat.

Turut menghadiri acara tersebut, Kadis Perikanan Kabupaten Pringsewu Kuddus Heriyanto, Kabag. Protokol dan Komunikasi Pimpinan Moudy Ary Nazolla, S.STP., M.H., Camat Ambarawa Sutikno, S.E., Kepala Pekon Tanjunganom Muhyidin, Kepala Unit Pelayanan dan Pengembangan (UPP) Perikanan Kabupaten Pringsewu Fajar Kurnianto, Ketua Pokdakan Mina Jaya Makmur Ngatirin dan warga setempat.

Bupati Pringsewu H.Sujadi dalam sambutannya mengatakan Pekon Tanjunganom memiliki letak yang sangat strategis dengan berbagai potensi yang dimiliki, diantaranya adalah di bidang perikanan darat khususnya budidaya ikan lele. Dikatakan Bupati Pringsewu, beberapa permasalahan yang jamak dihadapi para petani ikan di Kabupaten Pringsewu adalah masalah air dan infrastruktur  seperti kesediaan kolam dan lain sebagainya. Namun menurutnya hal ini bisa disiasati dengan memelihara ikan tanpa kolam, yakni dengan penggunaan terpal seperti di Pekon Tanjunganom. "Ini merupakan salah satu bentuk inovasi, disamping inovasi lainnya misalnya pengolahan makanan berbahan dasar ikan lele, misalnya dibuat abon, cendol dan lainnnya. Kita tidak boleh berhenti untuk berinovasi," katanya.

Bupati Pringsewu juga meminta para pembudidaya ikan lele untuk mengajak bekerjasama dengan BUMDes setempat. Selain itu, kata Bupati Pringsewu Sujadi, selama ini Pringsewu terkenal sebagai sentra budidaya ikan air tawar, dan potensi ini, perikanan dan pertanian juga bisa diintegrasikan dengan bidang pariwisata. "Hal ini bisa dilihat di Taman Sabin Wonodadi Gadingrejo. Silahkan, Dinas Perikanan bisa berkoordinasi dengan Dinas Porapar, Bappeda, Diskoperindag dan Dinas Kominfo," ujarnya.

Sementara itu, Kadis Perikanan Pringsewu Kuddus Heriyanto mengatakan Pringsewu sudah dikenal sebagai sentra perikanan air tawar di Provinsi Lampung, akan tetapi menurutnya belum maksimal. Ia bahkan memiliki angan-angan guna lebih memaksimalkan Pringsewu sebagai sentra perikanan air tawar. "Kalau bisa setiap rumah di Kabupaten Pringsewu ini mempunya kolam ikan dari terpal seperti di Tanjunganom ini. Sebagai Pilot Project  bisa dimulai di Kecamatan Pagelaran, dan selanjutnya nanti kita tunjuk satu Pekon untuk menjadi percontohan. Termasuk kemungkinan membagi zona, misalnya  zona lele, zona nila, zona ikan mas, dan lain sebagainya," ujarnya.

Kepala Pekon Tanjunganom Muhyidin pada kesempatan tersebut juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan jajaran Pemkab Pringsewu atas pendampingannya selama ini. "Panen ikan lele ini sudah empat kali kami lakukan sejak tahun 2018 lalu. Semoga hal ini dapat memotivasi bagi semua," katanya. (*/ ∆nton Hapsara)